Menyapa Dunia, Arakan Pengantin Melayu Pontianak 2015
-
artiirhamna-Hari Jadi Kota Pontianak ke-244 Tahun dengan Tema Pontianak
Menyapa Dunia Pemerintah Kota Pontianak menyelenggarakan kembali Festival
Arakan Pe...
Banner
Sakit di Hari Pertama Puasa
Muhammad Irhamna | Saturday, August 6, 2011 | Label: CerPen, FIKSI, Rama Story, Ramadhan
Panas mencekam di sini, baru saja hari pertama puasa, namun semangat Rama untuk menjalani puasa di hari pertama tetap membara dan seakan tidak mau kalah dengan sang mentari yang begitu menyengat, ia juga lebih panas dari siapapun.
Ya, hari pertama puasa ia mengalami demam, panasnya dari malam tadi belum turun juga, tapi ia tetap menjalani puasanya di hari pertama. Padahal ayah dan ibunya sudah mengingatkannya untuk tidak puasa dulu di hari pertama ini, namun Rama tetap saja bersikeras untuk tetap berpuasa.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Halo sahabat, perkenalkan namaku Nopiar, aku seorang mahasiswa di salah satu sekolah tinggi di Pontianak, Ini adalah pertama kalinya aku menjadi seorang tokoh dalam blog ini dan untuk sahabat yang senang dengan cerita pendek maupun bersambung, ya semoga cerita tentangku menarik dan bisa menghibur semua sahabat.
Untuk cerita pertama ini, Nopiar akan bercerita tentang Nopiar sedikit saja, nanti baru mulai cerita keseharian Nopiar ya.
Sesi Foto : Muhammad Irhamna With Book
Muhammad Irhamna | Saturday, June 18, 2011 | Label: foto, fotografi, kuliah
Rabu kemarin perkuliahan untuk mata kuliah Pemrograman Website tidak ada, dosen tidak hadir, walaupun sedikit kecewa, namun Saya juga senang karena banyak hal yang terjadi di Rabu siang itu. Salah satunya sesi pemotretan yang agak mendadak, akan tetapi hasilnya tetap bagus dan menarik. Tugas Buat Sakit dan Kecewa
Muhammad Irhamna | Saturday, June 4, 2011 | Label: CerPen, Geun dan Rama, Rama Story
Teriknya matahari menerpa wajah Rama yang dari tadi sudah basah dengan keringatnya. Sembari berjalan pulang menuju rumah dari sebuah warung, Rama bergegas masuk ke rumah dan meneguk segelas air putih. Tanpa sepatah katapun, ia tidak ada mengucapkan apapun kepada Ayah dan Ibunya yang sedang menonto TV dan hanya berlalu naik ke atas menuju kamarnya.
Baru saja ia berbaring di kamarnya, terdengar bunyi ponselnya yang menandakan ada pesan singkat yang masuk. Pesan tersebut ternyata berasal dari Geun.
Subscribe to:
Posts (Atom)










